Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Syarat Kredit Tanpa Agunan BCA yang Harus Dipenuhi

 Syarat-Syarat Pengajuan Kredit BCA Tanpa Agunan_Bank Central Asia atau kepanjangan dari BCA menyediakan fasilitas Kredit Tanpa Agunan (KTA) kepada para nasabahnya. Kredit Tanpa Agunan dari BCA ini merupakan layanan pinjaman uang online yang tidak memerlukan agunan atau jaminan saat akan melakukan peminjaman uang. Pembayarannya dapat dicicil per bulan dengan tenor yang disesuaikan dengan kemampuan nasabah. Apa saja syarat Kredit Tanpa Agunan BCA yang perlu dipenuhi? Simak penjelasannya dalam artikel berikut ini.

Inilah 6 Syarat Kredit Tanpa Agunan BCA yang Harus Dipenuhi

1. Fotokopi Kartu Identitas

Bagi WNI yang berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Medan, Batam, Palembang, Bali, dan Makassar yang ingin mengajukan pinjaman wajib menyertakan KTP. 

Fotokopi KTP / KITAS digunakan sebagai salah satu syarat Kredit Tanpa Agunan (KTA) BCA sebagai bukti identitas diri nasabah yang ingin mengajukannya.

Untuk usia dibatasi antara 21 – 55 tahun dihitung pada saat fasilitas BCA Personal Loan telah lunas. 

Pastikan nasabah berdomisili sama dengan yang tertera di KTP karena domisili merupakan salah satu cara pihak bank menentukan tingkat resiko pinjaman. 

Semakin sering nasabah berpindah alamat atau tempat tinggal, maka akan semakin besar pula resiko pinjamannya.

2. Slip Gaji

Salah satu syarat Kredit Tanpa Agunan BCA berikutnya antara lain, nasabah merupakan karyawan tetap atau wiraswasta dan telah bekerja minimal 2 tahun. 

Syarat penghasilan per bulan minimal Rp. 2.500.000 untuk nasabah yang berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, dan Batam. 

Sedangkan untuk nasabah yang berdomisili di luar daerah tersebut minimal berpenghasilan Rp. 2.000.000 per bulan. 

Oleh karena itu, nasabah harus menyiapkan slip gaji terakhir sebagai bukti penghasilan.

3. Kartu NPWP

Bagi nasabah yang ingin mengajukan pinjaman minimal 50 juta rupiah, maka perlu menyiapkan kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). 

Kepemilikan NPWP menjadi syarat mutlak yang harus nasabah miliki. NPWP dapat mempermudah pemerintah dalam memantau kewajiban perpajakan yang muncul disebabkan karena adanya bunga.

Kartu NPWP ini sangat penting dimiliki oleh setiap nasabah yang hendak mengajukan kredit ke bank khususnya yang telah mempunyai penghasilan sendiri. 

Hal ini berhubungan dengan ketaatan nasabah terhadap kewajibannya dalam membayar pajak. 

Saat seorang nasabah taat pajak, maka pihak bank akan percaya pada kemampuan nasabah untuk membayar tagihan kredit.

4. Formulir Aplikasi KTA BCA

Persyaratan dokumen yang harus dipenuhi untuk mengajukan Kredit Tanpa Agunan (KTA) adalah formulir aplikasi pengajuan. 

Sebelum menyerahkannya ke kantor cabang BCA, formulir terlebih dahulu diunduh dan diisi sesuai dengan pilihan kebutuhan dan kemampuan nasabah. 

Formulir dapat diunduh melalui link https://www.bca.co.id/individu/sarana/ajukan-aplikasi/unduh-formulir 

5. Foto Copy Kartu Kredit

Sebelum mengajukan pinjaman, sebaiknya cek kembali rekam jejak kredit nasabah. 

Pihak bank akan mengecek riwayat kredit nasabah dari fotokopi kartu kredit yang diserahkan. 

Jika riwayat kredit nasabah buruk, maka akan menjadi catatan tersendiri bagi pihak bank selaku pemberi pinjaman. 

Untuk mencegah riwayat kredit yang buruk, masabah sebaiknya membayar angsuran tepat waktu. 

Oleh karena itu, pastikan Anda tidak memiliki tunggakan angsuran yang belum dibayar sebelum mengajukan kredit.

6. Fotokopi Surat Keterangan Profesi

Jika nasabah ingin mengajukan pinjaman lewat bank BCA, maka siapkan juga fotokopi surat keterangan profesi atau surat ijin pekerjaan. 

Misalnya, jika nasabah bekerja sebagai pengusaha, maka wajib melampirkan Surat Ijin Usaha (SIUP) atau Tanda Daftar Perusahaan (TDP) untuk membuktikan legalitas usaha nasabah. 

Selain itu, dokumen ini juga berfungsi untuk mengecek kebenaran status seorang karyawan yang hendak mengajukan kredit.

Itu dia enam syarat Kredit Tanpa Agunan BCA yang wajib diketahui oleh para calon nasabah sebelum mengajukan pinjaman. Sebaiknya, pastikan terlebih dahulu limit kredit yang diajukan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan. Jangan sampai rasio hutang di atas 50% dari penghasilan. Dengan demikian, nasabah masih mempunyai kemampuan untuk membayar angsuran.