Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Mudah Mengecek dan Memblokir Rekening Penipu Secara Online

 Penipuan saat sekarang ini memang kerap kali terjadi dan memakan banyak korban. Modus yang sering dilakukan oleh para penipu ini biasanya melalui iming-iming yang berakhir mengirimkan uang melalui rekening. Melihat hal tersebut, seseorang sangat perlu untuk mengetahui cara cek dan memblokir rekening penipu secara online.

Cara Mudah Mengecek dan Memblokir Rekening Penipu Secara Online

Cara Mengecek Rekening Penipu

Memang pada akhirnya, penipu tersebut hanya memiliki satu tujuan yaitu untuk mengambil uang dari korban. Dimana penipu ini bisa mengambil uang dari korban melalui rekening yang diberikan kepada korban. Dengan adanya kejadian seperti ini, membuat korban merasa kesal. Olehnya itu, korban bisa mengecek rekening penipu secara online sebelum di blokir:

1. Melalui Web CekRekening.id

Memang untuk mengecek rekening dari penipu tersebut bisa dilakukan dengan mudah. Dimana korban bisa mengeceknya secara online melalui web CekRekening.id. Adanya web ini memang bertujuan untuk melacak nomor rekening dari penipu sehingga bisa memperoleh informasi terkait data diri penipu. Informasi yang didapat tersebut tentu sangat bermanfaat untuk digunakan.

2. Melalui Web Kredibel.co.id

Ada juga web Kredibel.co.id yang dapat digunakan untuk memperoleh informasi mengenai data dari penipu. Dengan melalui web ini, nantinya korban dapat melihat rekam jejak dari rekening yang digunakan penipu. Selain itu, akan ditampilkan juga ulasan dari masyarakat terkait rekening tersebut dan tentunya korban juga bisa melacak nomor HP pelaku.

3. Melalui Web Lapor.go.id

Menggunakan web Lapor.go.id juga bisa membantu para korban penipuan untuk melacak rekening yang digunakan penipu. Pada saat masuk di web nantinya korban bisa memilih menu pengaduan terkait masalah yang dialami. Korban bisa mengisi data-data yang dibutuhkan pada menu pengaduan tersebut termasuk nomor rekening pelaku.

Cara Memblokir Rekening Penipu

Apabila sudah melacak pemilik dari nomor rekening yang digunakan penipu, selanjutnya blokir rekening tersebut. Dimana cara untuk memblokir rekening ini dapat dilakukan dengan secara online tanpa datang ke bank. Olehnya itu, berikut merupakan pembahasan lengkap mengenai cara memblokir rekening penipu secara online dan mudah:

1. Telepon Bank Bersangkutan

Terlebih dahulu, korban harus menelpon pihak bank yang bersangkutan untuk melaporkan aksi penipuan yang dialami. Nantinya pihak bank akan melakukan pembekuan terhadap dana yang di transfer oleh korban. Apabila pihak bank sudah melakukan pembekuan maka jangan lupa untuk menanyakan terkait persyaratan yang diperlukan untuk mengambil dana tersebut.

2. Menyiapkan Bukti Transfer yang Dilakukan

Jika pihak bank sudah dihubungi, maka langkah selanjutnya adalah dengan menyiapkan bukti transfer yang dimiliki. Bukti transaksi yang dimaksud bukan hanya bukti ketika mentransfer uang ke pelaku namun bisa juga bukti percakapan. Memang bukti tersebut sangat diperlukan untuk mengetahui apakah pihak pelapor benar-benar mengalami penipuan atau tidak.

3. Menyiapkan Data dari Penipu

Selanjutnya adalah menyiapkan data dari pelaku atau penipu yang dibutuhkan oleh pihak bank. Data yang dimaksud ini seperti nomor rekening, nomor HP, dan bisa juga lapak penjualan online yang dimiliki penipu. Memang data tersebut sangat penting sebelum melakukan pemblokiran rekening oleh pihak bank.

4. Lengkapi Persyaratan dan Tunggu Proses Selesai

Nantinya korban akan diminta untuk melengkapi berbagai persyaratan yang dibutuhkan. Adapun persyaratan yang dibutuhkan ini seperti KTP, bagaimana kronologi terjadinya penipuan, dan surat pemblokiran. Selain itu, pihak bank juga biasanya membutuhkan surat keterangan yang berasal dari kepolisian. Kemudian tunggu hingga proses pemblokiran selesai.

Demikian pembahasan lengkap mengenai cara cek dan memblokir rekening penipu secara online dan mudah untuk dilakukan. Memang aksi penipuan saat ini marak terjadi sehingga masyarakat harus selalu waspada. Selain itu, modus yang digunakan pelaku untuk melakukan aksinya cukup banyak seperti menjanjikan penggandaan uang, pembelian online, dan lain-lain.