Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Simulasi Cicilan Pinjaman Bank BRI Berdasarkan Tenor dan Besaran Pinjaman

 Bank BRI memiliki salah satu produk pinjaman yang sangat tersohor dikalangan masyarakat yakni KTA BRI. KTA BRI ini merupakan kredit tanpa agunan yang menyediakan bunga rendah, sehingga tidak menyiksa debiturnya sama sekali. Adapun untuk cicilan pinjaman bank BRI ini disesuaikan berdasarkan besaran pinjaman dan jangka waktunya.

Simulasi Cicilan Pinjaman Bank BRI Berdasarkan Tenor dan Besaran Pinjaman

Mengenal Layanan Pinjaman Bank BRI

Jadi BRI memiliki satu produk pinjaman yang sangat tersohor di masyarakat yakni KTA BRI. Hanya saja belum banyak yang mengetahui kalau nama asli dari produk ini adalah Briguna Karya. Tujuan adanya program ini adalah untuk membantu konsumennya dalam berbagai hal terkait dengan pembiayaan. Dari mulai untuk sekolah, membuka usaha, dsb.

Untuk bisa mengajukan pembayaran ini tentunya konsumen tersebut harus terlebih dahulu memiliki penghasilan tetap. Hal ini dikarenakan penghasilan tetap inilah yang digunakannya untuk bisa membayarkan kredit yang sudah diambil. Jadi salah satu syarat mutlak untuk bisa mengajukan pinjaman ini adalah memiliki penghasilan tetap baik itu sebagai karyawan ataupun pengusaha.  

Cicilan Pinjaman Bank BRI

Tentunya banyak yang penasaran berapa besaran cicilan yang dimiliki oleh bank ini. Perlu diketahui kalau besarnya cicilan pinjaman bank BRI ini disesuaikan juga dengan besaran pinjaman dan jangka waktunya. Untuk jangka waktunya sendiri bank ini memberikan banyak sekali pilihan untuk penggunanya dari mulai 1 sampai 5 tahun, jadi bisa disesuaikan.

1. Jangka Waktu 1 Tahun

Pertama adalah jangka waktu 1 tahun yang menjadi jangka waktu paling banyak diberikan apabila jumlah pinjamannya tidak terlalu besar. Untuk jangka waktu ini dikenakan bunga flat 1,54% baik dari Rp 10juta sampai yang paling besar Rp 500juta. Jadi misalkan pinjaman yang diambil adalah Rp 10juta, maka per bulannya harus membayar Rp 980ribu.

2. Jangka Waktu 2 Tahun

Semakin panjang jangka waktunya, maka tentu cicilan yang  harus dibayarkan akan semakin kecil. Sama seperti jangka waktu ini. Meskipun sama-sama memiliki bunga flat 1,54% untuk setiap pinjamannya. Namun besaran cicilan yang harus dibayarkan perbulannya apabila pinjaman yang diambil Rp 10juta akan berbeda. Karena konsumen hanya harus membayar Rp 570ribu perbulannya.

3. Tenor 3 Tahun

Untuk tenor waktu yang satu ini bunga yang dikenakan sudah sedikit lebih tinggi yakni 1,54%. Namun masih tetap flat untuk pinjaman dari Rp 10juta sampai Rp 500juta. Jadi kalau mengambil 10 juta, maka cicilan yang harus dibayarkan menjadi Rp 432ribu per bulan. Kalau sedikit lebih tinggi seperti Rp 20juta, maka di angka Rp 864ribu per bulan.

4. Tenor 4 Tahun

Jangka waktu ini memiliki bunga yang sama dengan 3 tahun yakni 1,54% dan sifatnya masih flat. Jadi untuk pinjaman Rp 10juta,maka Rp 363ribu per bulannya. Untuk yang lebih tinggi sedikit yakni Rp 50juta cicilan yang harus dibayarkan adalah Rp 1,811juta perbulannya. Cicilan tertingginya adalah Rp 18,117juta perbulannya untuk pinjaman Rp 500juta.

5. Jangka Waktu 5 Tahun

Terakhir adalah jangka waktu paling lama yang ditawarkan yakni 5 tahun. Masih sama seperti yang sebelumnya jangka waktu ini juga memiliki bunga stabil di angka 1,54%. Jadi kalau misalkan pinjamannya  Rp 10juta menjadi Rp 321ribu per bulannya. Lalu jika mengambil Rp 50juta menjadi Rp 1,604juta perbulannya. Paling tinggi yakni Rp 500juta cicilan perbulannya adalah Rp 16,034juta.

Jadi itulah tadi cicilan pinjaman bank BRI yang disesuaikan dengan jangka waktu yang dipilihnya, dan juga besaran pinjaman yang diambil. Karena sudah mengetahui bagaimana gambarannya, tentunya pengguna bisa dengan mudah melakukan perhitungan, dan nantinya menjadi tidak kagok lagi. Sebab sudah ada persiapan sebelumnya dan sudah memperkirakan semuanya.