Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

5 Cara Blokir ATM BNI yang Bisa Dicoba

BNI menghadirkan kartu ATM sebagai salah satu layanan untuk para nasabahnya. Hal ini dilakukan guna memudahkan nasabah melakukan transaksi. Namun, tidak dapat dipungkiri, banyak masalah yang bisa dihadapi, mulai dari ATM tertelan hingga hilang. Dalam hal ini, nasabah harus segera memblokir ATM terkait. Cara blokir ATM BNI bisa dilakukan dengan langkah-langkah berikut:

5 Cara Blokir ATM BNI yang Bisa Dicoba

1.   Menghubungi Call Center BNI

Cara pertama, nasabah bisa menghubungi Call Center BNI. Terkhusus nasabah kawasan dalam negeri, bisa menghubungi 1500046. Sedangkan nasabah yang di Luar Negeri, maka bisa menghubungi 021-30-5000-46. Layanan Call Center ini bisa dihubungi secara non stop yakni 24 jam penuh. Untuk proses pemblokiran bisa dilakukan dengan cara:

Siapkan buku rekening terkait.

Bukalah sampul bagian belakang.

Hubungi pada nomor yang telah disebutkan sebelumnya.

Jika terhubung, konsultasikan apa yang dibutuhkan nasabah.

Pihak CS akan meminta data terkait buku rekening nasabah, data tersebut mencakup identitas hingga saldo terakhir.

Selanjutnya, setiap data akan diverifikasi dan proses pemblokiran pun akan dilakukan pihak Customer Service.

2.   Mengunjungi Kantor Cabang BNI

Cara blokir ATM BNI lainnya bisa dengan berkunjung langsung ke kantor cabang BNI yang tersedia di daerah masing-masing. Namun, sebelumnya nasabah harus mempersiapkan data yang diperlukan. Umumnya, mencakup surat kehilangan, KTP, dan buku rekening terkait. Langkah selanjutnya yakni:

Kunjungilah kantor cabang BNI.

Ambillah nomor antrian yang tersedia.

Tunggulah sesuai giliran nomor antrian.

Nasabah akan diarahkan pada Customer Service yang bertugas.

Utarakan maksud kedatangan nasabah.

Selanjutnya, berikan kelengkapan data yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

ATM baru pun akan didapatkan dan saldo akan dipindahkan pada ATM baru.

3.   Melalui BNI Mobile Banking

Alternatif lainnya, nasabah bisa melakukan transfer via Mobile Banking. Cara praktis yang bisa digunakan nasabah BNI ketika bertransaksi. Langkah-langkah yang bisa dilakukan yakni:

Login ke aplikasi dengan menginput PIN serta nama pengguna nasabah.

Masuklah pada menu “Administrasi”.

Pilihlah nomor rekening yang akan dilakukan pemblokiran.

Konfirmasi identitas kartu dan lanjutkan pada menu Validasi.

Tuliskan apa alasan nasabah melakukan pemblokiran.

Ikuti langkah selanjutnya untuk memblokir kartu ATM BNI.

4.   Via Internet Banking

Untuk memblokir ATM BNI, nasabah bisa melakukannya via Internet Banking. Layanan lainnya yang diberikan BNI untuk para nasabahnya. Berikut ini panduan lengkapnya:

Masuk pada IB BNI masing-masing.

Pilihlah menu “Permohonan Layanan Blokir Kartu Debit”.

Pilih rekening terkait ATM yang akan diblokir.

Kemudian, tekan “Lanjutkan” dan akan muncul kartu debit, klik “Pilih à Blokir Kartu”.

Cek data yang muncul, dan sertakan alasan nasabah melakukan blokir ATM.

Input e-secure challenge yang terintegrasi dengan token atau pun Smartphone yang digunakan.

Masukkanlah respon dari e-secure.

Pilih “Lanjut” untuk memblokir ATM terkait.

5.   Menggunakan BNI Mobile

Nasabah juga bisa menggunakan BNI Mobile untuk melakukan blokir kartu ATM. Cara ini menjadi alternatif lainnya yang bisa dicoba masing-masing nasabah. Untuk melakukannya yakni sebagai berikut:

Bukalah BNI Mobile.

Masuklah pada menu “Administrasi Kartu Debit”.

Akan muncul rekening dan pilihlah rekening yang terkait dengan kartu ATM yang akan diblokir.

Selanjutnya, akan muncul data terkait rekening yang dipilih. Pastikan datanya sudah benar dan tuliskan alasan pemblokiran.

Ikuti tahapan selanjutnya sesuai petunjuk hingga blokir kartu ATM berhasil dilakukan.

Demikianlah ulasan singkat terkait cara blokir ATM BNI yang bisa dicoba. Pilihlah cara termudah menurut masing-masing nasabah. Selanjutnya, ikuti setiap langkahnya dengan teliti, sehingga prosesnya pun akan lebih mudah diselesaikan.