Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Cara Mengubah Tagihan Kartu Kredit Bank Mega Menjadi Cicilan

 Bank Mega memberikan kemudahan untuk membayar tagihan kartu kredit. Salah satu kemudahan itu ialah dengan balance conversion atau perubahan tagihan menjadi cicilan. Jika pembaca ingin merubah tagihan kartu kredit Bank Mega nya, maka pembaca harus menyimak ulasan cara mengubah tagihan kartu kredit Bank Mega menjadi cicilan dan langkah-langkahnya berikut:

cara mengubah tagihan kartu kredit bank mega menjadi cicilan

1. Ketahui Syarat dan Ketentuan

Mengetahui syarat dan ketentuan untuk perubahan tagihan ke cicilan merupakan langkah pertama cara mengubah tagihan kartu kredit Bank Mega menjadi cicilan. Ada dua jenis yang bisa diubah menjadi cicilan yakni total tagihan perbelanjaan dan bill payment. Di luar kedua tagihan tersebut seperti tarik tunai dan denda, tidak bisa diubah menjadi cicilan.

Dengan mengetahui ketentuan ini, nasabah jadi bisa mengantisipasi adanya tagihan yang harus dibayar di luar cicilan. Selain itu, nasabah juga sebaiknya mengetahui bahwa bunga cicilan tagihan kartu kredit terbilang lebih kecil daripada bunga pembayaran minimum untuk tagihan. Tentunya perubahan tagihan ke cicilan akan membuat pembayaran menjadi lebih ringan.

2. Hubungi Call Center Bank Mega

Untuk merubah tagihan ke cicilan, nasabah perlu menghubungi call center Bank Mega. Hubungi call center di nomor 60010 atau 1500010. Pastikan nasabah menghubungi dalam jam kerja kantor. Staf call center akan menanyakan beberapa informasi dan nasabah perlu memberikan verifikasi data yang ditanyakan.

Setelah data nasabah terverifikasi benar, informasikan kepada staf call center bahwa nasabah ingin merubah tagihan kartu kredit menjadi cicilan. Staf call center akan memberikan instruksi secara langsung kepada nasabah. Selanjutnya, nasabah juga akan dibantu untuk melakukan pemeriksaan data oleh call center.

3. Siapkan Dokumen

Siapkan dokumen-dokumen penting untuk tahap pemeriksaan data. Staff call center akan memeriksa informasi terkait kartu kredit dan tagihannya. Nasabah bisa membantu staf call center untuk mengecek laporan pembayaran dan jumlah tagihan kakrtu kredit.

Seperti yang sudah disampaikan di atas, tidak semua tagihan bisa diubah menjadi cicilan. Pada tahapan ini, staf call center akan membantu nasabah untuk mengecek tagihan mana saja yang bisa diubah menjadi cicilan beserta dengan totalnya. Nasabah bisa menanyakan langsung kepada staf jika ada tagihan yang tidak bisa diubah ke cicilan.

4. Pilih Tenor

Setelah mengetahui total tagihan yang bisa diubah menjadi cicilan, nasabah bisa memilih tenor cicilan. Bank Mega menyediakan beberapa tenor cicilan tagihan. Nasabah bisa memilih tenor 3, 6, 12, 18, 24, 36, atau yang terlama, 48 bulan. Untuk setiap tenor tentunya juga memiliki jumlah bunga cicilan yang berbeda.

Untuk tenor 3 bulan akan dikenakan bunga sebesar 1.50%. Sementara itu untuk tenor 6 bulan, nasabah akan dikenakan suku bunga sebesar 1.33%. Suku bunga cicilan tagihan terkecil dikenakan untuk tenor 12 hingga 48 bulan dengan bunga sebesar 1.25% saja. Tentu angka ini cukup kecil dibandingkan dengan bunga bayar minimum 2.25%.

5. Bayar Angsuran Pertama

Selesai dengan memilih tenor, staf Bank Mega akan membantu nasabah menghitung total cicilan dan bunga yang harus dibayarkan setiap tanggal jatuh tempo pembayaran cicilan. Jika nasabah sudah menyetujui dan sepakat dengan ketentuan pembayaran, staf akan memberikan informasi lebih lanjut terkait perubahan tagihan ke cicilan.

Nasabah akan mendapat dokumen resmi yang menyatakan bahwa tagihan sudah diubah menjadi cicilan dengan tenor yang sudah nasabah pilih sendiri. Umumnya, cicilan pertama tagihan harus dibayarkan pada tanggal cetak tagihan terdekat. Konfirmasikan kembali kepada staf untuk mendapatkan informasi akuratnya.

Itulah cara mengubah tagihan kartu kredit Bank Mega menjadi cicilan beserta langkah-langkahnya. Semoga cara di atas bermanfaat dan dapat membantu. Jangan lupa berikan update informasi data diri jika terdapat perubahan, seperti alamat dan nomor telepon yang aktif.